shadow

Kadisdikbud Aceh Besar : Jangan Khawatir, Monev Adalah Perbaikan dan Pembenahan


Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Besar, Dr. Silahuddin, M.Ag., menggalakkan Monitoring dan Evaluasi masuknya tahun ajaran baru 2019/2020. (monev) yang dilaksanakan pada tiga belas (13) sekolah sejak hari pertama sekolah, hari senin hingga hari jumat 15-19 juli 2019.

Didampingi jajaran Disdikbud Aceh Besar, Dr. Silahuddin kerap mengunjungi sekolah-sekolah dalam rangka monev dan silaturrahmi pada lembaga-lembaga pendidikan tersebut, Dr. Silahuddin melihat berbagai aktivitas yang perlu diperbaiki, dibenahi. Dari kedisiplinan waktu belajar, kehadiran murid dan guru hingga jajanan sehat dan kebersihan kantin sekolah harus diperhatikan dengan serius.

Menurutnya, ‘’Evaluasi yang ditujukan pada suatu lembaga atau program dari lembaga tersebut yang sedang atau sudah berlangsung. Monitoring sendiri adalah aktivitas yang dilakukan pimpinan untuk melihat, memantau jalannya organisasi selama kegiatan berlangsung, dan menilai ketercapaian tujuan, serta melihat faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan program’’.

Disebutkan, dalam monitoring (pemantauan) dikumpulkan data dan dianalisis, hasil analisis diinterpretasikan kemudian dimaknakan sebagai masukan bagi pimpinan untuk mengadakan perbaikan. Pengelolaan satu lembaga atau organisasi harus profesional dan konsisiten, diawali dengan perencanaan, hingga pelaksanaannya. Begitu juga dengan organisasi atau lembaga-lembaga pendidikan.

‘’Lembaga pendidikan haruslah dikelola secara profesional, pengelolaan itu dimulai dari sistem perencanaan, pelaksanaan dengan istiqamah (konsisten), serta evaluasi program yang sesuai ivisi, misi, tujuan yang telah ditetapkan’’ujarnya.

Dr. Silahuddin menambahkan, ‘’jangan takut atau gundah, monev untuk melihat efektivitas kegiatan-kegiatan disekolah bukan untuk men-judge, setelah monitoring kemudian mengevaluasi terhadap faktor penghambat atau pendukung dan ketercapaian tujuan serta Kepsek dan guru sudah stanby di sekolah ini berarti kita sudah memahami peran dan fungsi kita masing masing’’.

‘’Monev kegiatan-kegiatan di sekolah tidak bergantung pada sidak saja tapi stakeholder sekolah mampu melakukan monitoring dan evaluasi sebagaimana diperlukan sebagai tolak ukur ketercapaian tujuan bersama. Kami juga mengupayakan monev ke sekolah namun bertahap’’, ungkap silahuddin.

Monitoring dan Evaluasi serta silaturrahmi akan terus dilakukan, agar adanya perbaikan-perbaikan dan menutupi kesenjangan PBM dan kegiatan di sekolah lainnya lingkungan kabupaten aceh besar.

Share

Related

Komentar