shadow

Gelar Sosialisasi DAK, Sekdisdikbud : ‘DAK 2019 Harus Lebih Baik’


ACEH BESAR--- Dana Alokasi Khusus, adalah Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara kepada provinsi/kabupaten/kota tertentu dengan tujuan untuk mendanai kegiatan khusus yang merupakan urusan Pemerintah Daerah dan sesuai dengan prioritas nasional.

Pemerintah Aceh Besar melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Besar menggelar sosialisai Pelaksanaan Dana Alokasi Khusus (DAK) dalam rangka memaksimalkan pelaksanaan DAK tahun 2019 di gedung aula setempat (Kamis09/05/2019).

Sekdisdikbud Aceh Besar Fata Muhammad, S.Pd.I, MM meminta pembangunan harus tepat baik itu rehab atau bangun baru maka pihak sekolah harus mengontrol dan meng-croschek agar pembangunan tepat sasaran guna menghindari konflik masyarakat secara langsung atau konflik dari komite sekolah.

‘’DAK 2019 harus lebih baik tegasnya, butuh keseriusan dan kebersamaan bapak/ibu, tidak cukup kepala sekolah saja tapi pihak sekolah secara keseluruhan harus saling membantu serta kerjasama fasilitator dan pihak sekolah guna terarah jangan sampai ada lost komunikasi’’.

 

Pada kesempatan lain Drs. Imran Kabid Dikdas Kabupaten Aceh Besar ‘’Pelaksanaan DAK harus disosialisasikan agar terminimalisir hambatan-hambatan dalam prosesnya, maka dari itu inisiatif untuk sosialisasi dan berdiskusi dengan bpk/ibu tentang pelaksanaan DAK kami galakkan tidak harus formal tapi bisa via-online’’.

Imran menegaskan, ‘’bapak/ibu yang berhadir hari ini sebagai penyambung lidah kepada teman-teman yang tidak bisa berhadir, bahwa secara tehnis pengelolaan DAK itu penting dan harus diketahui oleh setiap pihak sekolah yang ada di aceh besar’’.

Dinas pendidikan dan Kebudayaan Aceh Besar berharap tidak terjadi ketimpangan atau kejanggalan apa lagi konflik dalam pelaksanaan DAK, karena akan berakibat macet atau terbengkalai program ini.

Sanusi, A.Md menyampaikan dalam arahannya ada tiga tahap pelaksanaan DAK :
Tahap pertama April-Juni 25%
Tahap Kedua Juli-September 45%
Tahap tiga September-Desember 35%

Kasi Sarana dan Prasarana disdikbud aceh besar juga memaparkan ‘’Harapan kami pelaksanaan DAK (Rehab atau bangun baru) harus tepat waktu jangan terlambat artinya jangan keluar dari aturan waktu yang sudah diteteapkan, sebab jika pelaksanaan terlambat pasti laporan akan terlambat dan berdampak dua kali keteteran, di dinas dan pihak sekolah. Pada tahun 2018 ada sekolah yang terlambat dalam laporan ini jadi pengalam bagi kita’’.

Ia menambahkan, ‘’Terkait dengan pelaksanaan DAK Koordinasi dengan fasilitator karena mereka kunci sukses pengelolaan, kita punya fasilitator SD/SMP manfaatkan itu untuk membangun komunikasi dan kami pihak dinas juga akan membantu konsultasi dengan pihak sekolah’’, singkatnya.

Pemerintah Aceh Besar melalui Disdikbud berupaya mensosialisasi DAK dan pelaksanaanya serta pihak sekolah SD/SMP sudah berkomitmen untuk meminimalisir hambatan atau kejanggalan yang akan terjadi dalam pelaksanaan.

 

Sumber : disdikbudabes

Share

Related

Komentar